Teater Mahameru, Usung “Batu Belah Batu Betangkup” di TVRI Sumsel

ADEGAN — Salah satu adegan Teater Mahameru Palembang, dalam lakon “Batu Belah Batu Betangkup” karya Eka Armawati, S.Pd, di layar kaca TVRI Sumsel, (Rabu, 6 Maret 2024). Foto.Repro Kamera

“Bukan hanya kenal teater, tetap anak-anak juga sedang diajari dengan kisah ini, yang didalamnya memiliki pesan moral dalam kehidupan mereka kelak,”

(Yosep, Ketua Fortas Sumsel).

PALEMBANG | KabarSumatera.Com – Teater Mahameru Palembang, kembali tampil di layar kaca TVRI Sumsel, (Rabu, 6 Maret 2024). Kali ini, Teater yang dibina Forum Teater Sekolah Sumsel (Fortass) ini, mengusung lakon “Batu Belah Batu Betangkup” dalam versi drama musikal.

Penulis naskah, Eka Armawati,S,Pd menjelaskan, kisah yang ia tulis merupakan adaptasi cerita rakyat Riau, yang kemudian disesuaikan dengan kultur Sumsel, dengan warna musik dan lagu khas Bumi Sriiwjaya.

“Kisah ini adaptasi dari cerita rakyat Riau, yang kemudian saya tulis kembali dengan nuansa Sumsel. Makanya dalam adegan dalam lakon ini juga ada lagu Sumsel,” ujar Pembina Teater Sangsas, MA Patra Mandiri Palembang ini. ketika dijumpai usai shuting di TVRI Sumsel. (Rabu, 6 Maret 2024).


FOTO BERSAMAPendukung “Batu Belah Batu Betangkup” foto bareng dengan Sutradara Yosep Suterisno, SE.

Sementara itu, Sutradara Yosep Suterisno, SE yang membesut naskah ini, sengaja mengusung pelaku teater pemula dari kalangan anak-anak. Sebab menurut jebolan Teater Leksi Palembang ini, kisah “Batu Belah Batu Betangkup” sarat pesan moral, khususnya bagi anak yang berkewajiban menaati nasihat orang tua, terutama ibu.

Hal lain yang juga menjadi penting, Teater Mahameru saat ini sedang berfokus menggali potensi anak-anak, sehingga sejak awal mereka dikenalkan dengan dunia teater.

“Bukan hanya kenal teater, tetap anak-anak juga sedang diajari dengan kisah ini, yang didalamnya memiliki pesan moral dalam kehidupan mereka kelak,” tegas Yosep, yang juga Ketua Fortas Sumsel, kepada awak media di Palembang.

Kemasan drama musikal ini kian bertambah menarik ketika para pemain, juga didukung beberapa anak Binaan Teater Mahameru, yang sebelumnya pernah tampil di layar kaca, seperti Putri Khairunnisa sebagai Diang. Pemain lainnya, Rafhael Rauf Tinata sebagai Oden, dengan Spesial Perfom Nabila Penyanyi Cilik Sumsel.

Bagi Putri Khairunnisa, terlibat dalam lakon ini bukan hal baru. Sebab, sebelumnya,  putri pertama dari Bunda Suci Citra Resmitha,S.E ini, pernah membintangi lakon “Aku Anak Sungsang” pada Agustus 2023, yang lokasi shutingnya di Sungsang Kabupaten Banyuasin, produksi TVRI Sumsel, kemudian dilombakan dalam Gatra Kencana di TVRI Pusat Jakarta.

Sementara pendukung lainnya juga anak binaan Teater Mahameru, yang sudah jauh sebelumnya dipersiapkan untuk tampil perdana di TVRI Sumsel, beriring dengan Teater Kalima SMKN 5 Palembang, yang shuting secara bergantian.

Pekan selanjutnya, TVRI Sumsel bersama Fortass akan kembali mengusung teater sekolah lainnya, baik dalam kota maupun luar Palembang. Sebab, agenda drama di TVRI ini dijadwala akan berlangsung hingga akhir tahun 2024.

“Semua masih terbuka bagi teater sekolah, khusunys yang dibina Fortass. Bagi yang lain bisa berkoordinasi dengan tim Fortas dan nantinya akan kita kurasi lebih dulu, supaya sesuai dengan situasi dan kondisi studio TVRI Sumsel,” tambah Yosep.**

TEKS : IMRON SUPRIYADI  | FOTO : DOK.TEATER MAHAMERU

Admin

Media Online From Palembang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *